PenaKu.ID – Situasi keamanan di kawasan Kota Tua Yerusalem kembali memanas menyusul kabar penahanan Sheikh Mohammad Ali Al-Abbasi oleh otoritas keamanan di area Masjid Al-Aqsa.
Peristiwa ini memicu keprihatinan luas di tengah pembatasan yang semakin ketat terhadap aktivitas keagamaan di situs suci tersebut.
Pembatasan Akses dan Penahanan Tokoh Al-Aqsa
Laporan dari sumber setempat menyebutkan bahwa penangkapan ini terjadi di tengah meningkatnya tekanan terhadap para imam dan penceramah di Al-Aqsa.
Otoritas setempat dikabarkan memberlakukan aturan masuk yang sangat ketat bagi jemaah, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan. Langkah ini dianggap oleh banyak pihak sebagai upaya untuk membatasi pergerakan aktivis dan tokoh agama di wilayah tersebut.
Eskalasi di Kawasan Kota Tua
Selain penahanan tokoh, kehadiran kelompok pemukim yang dikawal ketat oleh aparat juga dilaporkan meningkat di kompleks masjid. Kondisi ini memperburuk stabilitas di kawasan Yerusalem Timur, yang memang sudah dalam keadaan siaga tinggi.
Masyarakat internasional terus memantau perkembangan ini dengan harapan adanya penurunan ketegangan demi menjaga kebebasan beribadah bagi semua pihak.**









