Kepedulian Warung Cepot Di Tengah Pandemi Corona, Ojol: Alhamdulilah Terbantu

by
Warung Cepot kota Bandung, foto: DP/Reforter Penaku

PenaKu.ID – Driver Ojek online atau Ojol, Agit (30) dari komunitas Blaster Grab mengaku merasa bahagia, lantaran dirinya dan teman-temannya merasa terbantu dengan kepedulian Warung Cepot Restoran yang kerap memberi nasi gratis tiap hari.

“Alhamdulilah merasa sedikit terbantu dengan adanya yang bagi-bagi makan kayak gini,” Kata Agit kepada Penaku di Warung Cepot. Selasa 14/4/20

Adit pun mengeluhkan dengan kondisi seperti sekarang, imbas dari merebaknya kasus penyebaran virus corona di Kota Bandung, yang secara tidak langsung telah mengikis pendapatan Ojolnya tersebut.

“Sepi orderan, ga bisa nutup cicilan kendaraan, susah buat beli kebutuhan keluarga,” tambah

Lanjut Agit mencari kerja pun pasti bakal sulit di masa sekarang ini untuk alih profesi.

“Kerja udah ga mungkin, ya sekarang nyari-nyari offline yang nganter barang atau makanan,” ujarnya

Namun ia berharap kepada pemerintah agar senantiasa memperhatikan nasib para Ojol dan dirinya.

“Harapannya pemerintah setempat bisa membantu,” pungkas Agit

Sementara itu Wawan (50) manajer Warung Cepot Restoran, yang beralamat di jalan Pasirkaliki, Kota Bandung mengatakan menyediakan sebelumnya tiap malam sekitar 10 sampai 20 bungkus nasi gratis untuk para Ojol yang sering kali mangkal di rumah makannya.

“Untuk para Ojol ini setiap malam itu biasanya kita menyediakan Nasi Goreng, tapi mungkin tidak jumlah banyak, ya saya menyiapkan 10,15 sampai 20,” terang Wawan.

Ia juga berencana akan menambah jumlah nasi gratis tersebut bagi siapa saja yang memerlukan.

“Trus untuk sekarang menyiapkan sekitar 100 bungkus lebih lah,” tambahnya

Wawan melanjutkan, “pada dasarnya kepedulian kita Warung Cepot Restoran untuk para Ojol, namun bagi siapa pun, pejalan kaki atau yang membutuhkan tetep kita kasih kok,” ucapnya

Ia memberitahukan bahwa Warung Cepot semenjak adanya imbauan dari pemerintah, terkait pandemi Corona, pihaknya tidak melayani kebutuhan untuk di In melainkan hanya melayani take away untuk delivery.

“Pokonya yang dibungkus-bungkus lah,” pungkas Wawan

( dp )