Pemerintahan

Kekayaan Bupati Bogor Naik 35%, Kini Tembus Rp12,6 Miliar Dalam Satu Tahun, Netizen: Kan

×

Kekayaan Bupati Bogor Naik 35%, Kini Tembus Rp12,6 Miliar Dalam Satu Tahun, Netizen: Kan

Sebarkan artikel ini
Kekayaan Bupati Bogor Naik 35%, Kini Tembus Rp12,6 Miliar Dalam Satu Tahun, Netizen: Kan
Kantor Bupati Bogor (Kanan), Unggahan Video Tiktok Akun @infobogorbarat.id. (Riyan/PenaKu.ID).

PenaKu.ID – Unggahan terbaru dari akun media sosial (medsos) tiktok @infobogorbarat.id mendadak jadi sorotan netizen, kekayaan Bupati Bogor Rudy Susmanto naik 35% dan kini tembus Rp12,6 Miliar.

Dalam unggahan tersebut, dipaparkan rincian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru milik Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang menunjukkan kenaikan cukup signifikan dalam setahun terakhir.

Total Kekayaan Bupati Bogor Naik Rp,28 Miliar dalam Satu Tahun

Berdasarkan data yang diambil dari aplikasi e-LHKPN KPK, total kekayaan bersih Rudy Susmanto naik sebesar Rp3,28 miliar. Jika pada tahun 2024 kekayaannya berada di angka Rp9,3 miliar, kini per 31 Desember 2025, angkanya melonjak menjadi Rp12,6 miliar atau naik sekitar 35,11%.

Apa Saja yang Bertambah?

Dalam video infografis yang unggah akun tiktok @infobogorbarat.id tersebut, dijelaskan bahwa kenaikan harta ini didominasi oleh beberapa poin utama:

• Aset Properti: Nilai tanah dan bangunan yang dimiliki naik menjadi Rp7,5 miliar (naik Rp678,5 juta).

• Harta Bergerak Lainnya: Poin ini mengalami lonjakan paling drastis, dari semula Rp520 juta menjadi Rp2,64 miliar.

• Penurunan Hutang: Salah satu faktor yang mendongkrak nilai kekayaan bersih adalah berkurangnya beban hutang sebesar Rp452,5 juta, sehingga sisa hutang saat ini tinggal Rp387,5 juta.

Kendaraan Justru Mengalami Penurunan

Menariknya, nilai alat transportasi dan mesin milik Bupati justru dilaporkan menurun sekitar Rp274 juta dari tahun sebelumnya. Hal ini disebutkan karena adanya penyesuaian nilai penyusutan aset kendaraan yang dilaporkan.

Respons Transparansi

Data yang diunggah oleh @infobogorbarat.id ini merupakan data publik yang dilaporkan secara berkala ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai bentuk transparansi pejabat negara.

Hingga berita ini dimuat, unggahan tersebut terus mendapat perhatian dari warga Bogor yang memantau perkembangan kepemimpinan dan keterbukaan informasi di wilayah Kabupaten Bogor.

Respons Netizen: “Kan”

Data transparansi ini memancing beragam reaksi dari warga Kabupaten Bogor di kolom komentar. Salah satu komentar yang paling mencuri perhatian datang dari akun alll0912 yang hanya menuliskan satu kata:

“Kan,” Komentar Netizen @alll0912.

Satu kata singkat ini seolah mewakili rasa “tidak kaget” atau sindiran halus netizen terhadap tren kekayaan pejabat yang cenderung meningkat pesat saat menjabat. Komentar minimalis seperti ini sering kali mengandung makna mendalam (konteks I told you so), yang menyiratkan bahwa publik terus mengawasi setiap pergerakan angka dalam laporan kekayaan pemimpin mereka.***