PenaKu.ID – Kebakaran hebat melanda fasilitas Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (1/4/26) malam. Insiden ini memicu kepanikan warga setelah terdengar suara ledakan keras yang diduga menjadi pemicu awal munculnya api.
Informasi dihimpun, sejumlah saksi mata di lokasi menyebutkan dentuman terdengar cukup kuat hingga menimbulkan getaran. Tak lama berselang, api langsung membesar disertai kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke udara.
Kobaran api kemudian dengan cepat merambat ke area sekitar, termasuk permukiman warga yang berada tidak jauh dari lokasi SPBE. Situasi ini membuat warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Petugas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Namun, proses penanganan api berlangsung cukup sulit lantaran banyaknya material mudah terbakar serta potensi ledakan lanjutan dari tabung gas yang tersimpan di area tersebut.
Kebakaran SPBE di Kota Bekasi Mengakibatkan Warga Luka Bakar
Dalam peristiwa ini, sejumlah warga dilaporkan mengalami luka bakar. Para korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis. Hingga kini, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa, meski beberapa korban disebut mengalami luka serius.
Selain korban luka, kebakaran juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah di sekitar lokasi. Sebagian warga terpaksa mengungsi sementara waktu karena khawatir api kembali membesar.
Pihak berwenang saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Dugaan awal mengarah pada kebocoran gas yang memicu ledakan sebelum api menyebar luas.
Memasuki Kamis (2/4/26) pagi, api dilaporkan telah berhasil dikendalikan. Meski demikian, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.
Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya standar keamanan di fasilitas penyimpanan energi, terutama yang berada di dekat kawasan permukiman padat. Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan evaluasi guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.**











