oleh

Kapolda Jabar: Mewujudkan SDM Unggul Melalui “Prinsip Betah”

PenaKu.ID – Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Rudy Sufahriadi, Senin (20/1/2020) menjadi Inspektur Upacara pada upacara pengambilan sumpah dan penandatanganan Pakta Integritas Seleksi Dikbangum (Sespimmen, Sespimma dan SIP) Tahun Anggaran 2020 Panda Polda Jabar.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakapolda Jabar, Kepala LPPM Jabar, pejabat utama Polda Jabar, para panitia internal dan eksternal seleksi Dikbangum Tahun Anggaran 2020 Panda Polda Jabar, dan para peserta Dikbangum Polri (Sespimmen, Sespimma dan SIP) Tahun Anggaran 2020 Panda Polda Jabar.

Seleksi pendidikan pengembangan umum Tahun Anggaran 2020 Panda Polda Jabar saat ini melaksanakan beberapa seleksi yaitu Sespimmen Polri Dikreg ke-60, Sespimma Polri angkatan ke-63 dan angkatan 64 serta SIP angkatan ke-49. Adapun jumlah peserta seleksi, yaitu Sespimmen berjumlah 25 orang, Sespimma 16 orang dan SIP berjumlah 1.068 orang.

Kapolda Jabar dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa kebijakan Presiden RI yaitu pembangunan SDM yang telah dijabarkan dengan program prioritas Kapolri, yaitu mewujudkan SDM yang unggul melalui rekrutmen proaktif dengan prinsip BETAH berbasis teknologi informasi. Maka kita harus dapat mengimplentasikannya guna mewujudkan mekanisme seleksi yang clear and clean dan sesuai dengan prinsip-prinsip penerimaan yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (BETAH).

Terkait hal itu, Pimpinan Polri telah memberikan warning dalam menghilangkan penyimpangan dalam pelaksanaan seleksi, dengan menindak tegas terhadap oknum-oknum dan para peserta yang terlibat praktek-praktek KKN. Hal ini menunjukan adanya keseriusan dan kesungguhan dalam membangun sumber daya manusia polri yang semakin berkualitas, karena dapat berpengaruh terhadap organisasi Polri kedepannya. Jika dilaksanakan dengan cara yang tidaK benar atau melawan hukum, maka secara otomatis akan berdampak terhadap organisasi maupun citra Polri di masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda Jabar memberikan beberapa penekanan yang perlu dipedomani dan dilaksanakan, yaitu laksanakan kegiatan seleksi Dikbangum Polri ini, dengan baik dan sesuai ketentuan yang berlaku, Jangan terlibat atau sengaja melibatkan diri dalam praktek KKN yang dapat menciderai prinsip BETAH serta clear and clean dalam proses seleksi ini, segera Lapor kepada pimpinan apabila ada indikasi terjadinya KKN dalam proses seleksi ini, bilamana terbukti akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku, tutur Kapolda Jabar.

Pada kesempatan tersebut dilaksanakan pula sumpah dan penandanganan pakta integritas oleh para peserta Dikbangum tahun anggaran 2020, para panitia internal dan eksternal seleksi Dikbangum Tahun 2020 serta Kapolda Jabar.

( hms/tds )

Komentar

News Feed