PenaKu.ID – Di tengah duka dan kondisi darurat bencana yang menyelimuti warganya di Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, beredar kabar mengejutkan mengenai keberadaan sang Kepala Desa (Kades), Deden Aden, baru-baru ini.
Saat warganya berjuang menghadapi dampak pergeseran tanah dan longsor, Kades Pabuaran diduga justru sedang berada di luar kota untuk berlibur.
Atensi Serius Bencana Di Pabuaran Sukamakmur Berbagai Pihak, Salah Satunya Bupati BogorÂ
Berdasarkan informasi yang dihimpun, wilayah Desa Pabuaran memang tengah dihantam bencana geologi sejak awal tahun 2026.
Salah satu titik terparah berada di Kampung Nanggerang, di mana pergerakan tanah pada akhir Januari lalu mengakibatkan setidaknya 15 hingga 38 rumah warga mengalami kerusakan berat, sehingga ratusan jiwa terpaksa mengungsi ke tenda darurat.
Kondisi ini bahkan memicu atensi serius dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, diketahui telah turun langsung meninjau lokasi bencana di Desa Pabuaran pada Jumat (30/1/2026) dan Selasa (3/2/2026) untuk memastikan keselamatan warga serta memberikan bantuan sewa rumah sementara bagi para korban.
Diduga Kades Pabuaran Liburan di Saat Warganya Sedang Berjuang Menghadapi Darurat BencanaÂ
Namun, di saat situasi masih belum sepenuhnya pulih, keberadaan Kades Deden Aden justru dipertanyakan. Sekretaris Desa (Sekdes) Pabuaran, Wahyudin, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp pada Jumat (13/2/2026), memberikan keterangan terkait keberadaan sang atasan.
“Ya, beliau (Kades Deden Aden) sedang di Bandung,” ujar Wahyudin singkat saat dihubungin terkait informasi baru-baru ini bahwa Kades Pabuaran ke Bandung pada saat APDESI Kabupaten Bogor memberikan bantuan untuk korban bencana pada hari Senin (9/2/2026).
Rawannya Bencana di Desa Pabuaran, Keberadaan Kades Dipertanyakan!!
Meski demikian, belum ada penjelasan lebih lanjut apakah keberadaan Kades di Bandung dalam rangka tugas kedinasan atau keperluan pribadi.
Ketidakhadiran sosok pemimpin desa di tengah situasi sulit ini sangat disayangkan oleh berbagai pihak, mengingat masyarakat masih membutuhkan pendampingan dan kepastian penanganan pascabencana.
Terlebih, BPBD dan tim ahli geologi telah menyatakan bahwa wilayah tersebut memiliki struktur tanah yang labil dan rawan pergerakan susulan.
Fakta Bencana Desa Pabuaran Kecamatan Sukamakmur (Awal Tahun 2026).
Diketahui bencana di Desa Pabuaran mulai terjadi pergerakan tanah sejak Rabu, 28 Januari 2026, dan memburuk pada Kamis, 29 Januari 2026. Lokasi Terparah berada Kampung Nanggerang, Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur.
Lalu diketahui, Bupati Bogor Rudy Susmanto telah mengunjungi lokasi dan menyiapkan bantuan biaya sewa rumah Rp750.000/bulan selama 6 bulan bagi warga terdampak.
Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih terus berupaya menghubungi Kades Deden Aden untuk mendapatkan klarifikasi langsung terkait tujuannya berada di Bandung di tengah status darurat bencana yang dialami warganya.***








