PenaKU.ID – Pembangunan Gedung Serba Guna Desa Karangmukti, Kecamatan Bungursari, Purwakarta tuai sorotan. Pasalnya, gedung serba guna desa yang dibangun dari sumber dana desa tahun 2025 meninggalkan hutang material sebesar Rp 60 juta kepada toko material di desa setempat.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, pembangunan gedung serba guna Desa Karangmukti dibangun pada bulan Juni tahun 2025. Adapun sumber dana pembangunan itu berasal dari dana desa tahun 2025 sebesar Rp 300 juta.
Selama proses pembangunan gedung serba guna tersebut, kebutuhan material diambil dari salah satu toko meterial (TB Bagja) di Desa Karangmukti, seperti semen, pasir, hebel, besi dan lainnya.
Total material dipake untuk pembangunan gedung serba guna jika dikonversikan ke rupiah sebesar Rp 60 juta.
Salah seorang anak pemilik material ketika dihubungj, Rabu (13/1/2025) membenarkan hingga sekarang Desa Karangmukti melalui kepala desanya belum melunasi pembayaran material untuk pembangunan gedung serba guna Desa Karangmukti, Kecamatan Bungursari, Purwakarta.
Pengamat kebijakan publik Purwakarta Agus Yasin saat dihubungi mengaku heran dengan sepak terjang Kades Karangmukti, Endin Jaenudin yang masih berhutang material untuk pembangunan gedung serba guna.
“Kalau itu yang terjadi, dikemanakan anggaran dana desa untuk pembangunan gedung serba guna tersebut,” kata Agus Yasin.
Sementara itu, Kepala Desa Karangmukti, Endi Jaenudin saat ditemui di kantor desa membenarkan pihaknya memiliki hutang material sebesar Rp 60 juta kepada TB Bagja, namun demikian pihaknya sudah melunasi hutang material tersebut.
“Saya sudah membayar hutang pembelian material untuk pembangunan gedung serba guna tersebut,” kata Kades Karangmukti, Endin Jaenudin. ***












