PenaKu.ID – Zakat fitrah merupakan kewajiban tahunan bagi setiap Muslim yang memenuhi syarat di penghujung Ramadan. Namun, tahukah Anda bahwa keabsahan ibadah ini sangat bergantung pada niat yang diucapkan saat penyerahan?
Niat bukan sekadar formalitas, melainkan rukun sah yang membedakan sedekah biasa dengan kewajiban zakat fitrah sebagai pembersih jiwa.
Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri
Bagi Anda yang membayar zakat untuk diri sendiri, bacaan niat yang wajib dilafalkan adalah: Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala. Artinya, Anda berniat mengeluarkan zakat fitrah demi menjalankan perintah Allah SWT.
Penting untuk diingat bahwa niat ini diucapkan saat Anda menyerahkan beras atau uang setara nilai zakat kepada amil atau penerima langsung.
Ketentuan Niat Zakat Fitrah untuk Keluarga dan Perwakilan
Bagaimana jika Anda membayarkan zakat untuk anggota keluarga? Struktur niat dapat disesuaikan dengan menyebutkan nama anggota keluarga yang diwakilkan. Hal ini sering dilakukan oleh kepala keluarga sebagai penanggung jawab nafkah.
Pastikan proses serah terima dilakukan sebelum salat Idulfitri dimulai agar statusnya tetap sebagai zakat fitrah, bukan sedekah umum. Dengan memahami rukun ini, ibadah Anda akan menjadi lebih sempurna dan berkah.**











