Ekonomi

IHSG Berbalik Merah Usai Reli Panjang

×

IHSG Berbalik Merah Usai Reli Panjang

Sebarkan artikel ini
IHSG Berbalik Merah Usai Reli Panjang
IHSG Berbalik Merah Usai Reli Panjang. /Ilustrasi (pixabay)

PenaKu.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam pada perdagangan awal pekan ini. Tekanan jual yang menguat sejak sesi siang membuat laju indeks berbalik arah, setelah sebelumnya sempat dibuka di zona hijau.

Informasi dihimpun dari sejumlah sumber menyebutkan, sepanjang perdagangan, IHSG tercatat melemah lebih dari 2 persen dan menyentuh level terendah intraday di kisaran 8.700. Meski tekanan jual mulai mereda menjelang penutupan, indeks tetap mengakhiri sesi di zona merah dengan pelemahan yang lebih moderat dibandingkan posisi terendah hariannya.

Analis pasar modal menilai koreksi tersebut dipicu aksi ambil untung oleh investor, menyusul reli IHSG yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan indeks yang berlangsung cepat mendorong sebagian pelaku pasar merealisasikan keuntungan, terutama pada saham-saham berkapitalisasi besar yang selama ini menjadi penopang penguatan.

Dari sisi sentimen eksternal, dinamika ekonomi global turut memberi tekanan terhadap pasar. Ketidakpastian arah kebijakan moneter di negara-negara maju membuat investor cenderung bersikap lebih hati-hati dan mengurangi eksposur pada aset berisiko, termasuk saham di pasar domestik.

Pergerakan IHSG Bakal Dipengaruhi oleh Hal Ini

Tekanan jual juga terjadi pada saham-saham unggulan lintas sektor. Saham perbankan, energi, hingga komoditas yang sebelumnya mencatat kenaikan signifikan menjadi sasaran koreksi, sehingga berkontribusi besar terhadap pelemahan IHSG secara keseluruhan.

Meski demikian, pelaku pasar menilai koreksi ini masih tergolong wajar. Secara fundamental, kondisi ekonomi domestik dinilai tetap relatif solid dan belum menunjukkan adanya tekanan sistemik yang berpotensi memicu pelemahan lebih dalam.

Investor diimbau untuk tetap mencermati volatilitas pasar dalam jangka pendek serta menerapkan strategi pengelolaan risiko secara disiplin. Pergerakan tajam yang terjadi dinilai lebih mencerminkan proses penyesuaian pasar ketimbang perubahan arah tren jangka panjang.

Ke depan, pergerakan IHSG diperkirakan akan sangat dipengaruhi oleh kombinasi sentimen global, arus dana investor asing, serta rilis data ekonomi yang menjadi acuan pelaku pasar dalam menentukan strategi investasi selanjutnya.** [tds]