PenaKu.ID – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Kuba kembali memanas setelah pernyataan tegas dari Donald Trump.
Sang Presiden menegaskan tidak akan ada lagi bantuan berupa minyak maupun dana dari Venezuela yang diizinkan masuk ke wilayah Kuba.
Tekanan Diplomasi dan Blokade Energi Donald Trump
Trump memberikan peringatan keras agar Kuba segera melakukan kesepakatan dengan AS sebelum kondisi ekonomi mereka semakin memburuk.
Intervensi militer AS di Venezuela baru-baru ini telah memutus rantai pasokan bahan bakar yang selama ini menjadi napas utama ekonomi Kuba.
Perlawanan Diplomasi dari Pihak Kuba pada Donald Trump
Presiden Kuba, Miguel Diaz Canel, merespons dengan menyatakan bahwa negaranya adalah bangsa yang berdaulat dan tidak akan tunduk pada ancaman.
Pihak Kuba menilai tindakan AS sebagai bentuk agresi kriminal yang mengancam stabilitas perdamaian internasional.**










