Pemerintahan

Geger!! Puluhan Kambing BUMDes Selawangi Hilang Misterius, Anggaran 2025 Diduga Menguap 

×

Geger!! Puluhan Kambing BUMDes Selawangi Hilang Misterius, Anggaran 2025 Diduga Menguap 

Sebarkan artikel ini
Geger!! Puluhan Kambing BUMDes Selawangi Hilang Misterius, Anggaran 2025 Diduga Menguap 
Keterangan Gambar: Lokasi Kandang BUMDes berlokasi di Kp Nyengcle RT1/1, Desa Selawangi, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor. (Foto:Riyan/PenaKu.ID).

PenaKu.ID – Aroma tak sedap tercium dari tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Selawangi, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor. 

Proyek pemberdayaan masyarakat berupa pengadaan puluhan ekor kambing kini menjadi sorotan setelah kandang yang baru dibangun ditemukan dalam kondisi kosong melompong.

Dugaan maladministrasi hingga penggelapan aset desa mencuat setelah 50 ekor kambing yang dibeli menggunakan anggaran tahun 2025 dilaporkan raib. Warga setempat menduga hewan ternak tersebut telah dijual secara sepihak.

Kandang Mewah: Puluhan Kambing BUMDes Desa Selawangi Hilang Misterius, Entah Kemana!!

Kondisi ini dikonfirmasi oleh warga berinisial N, yang menyebutkan bahwa pemandangan kandang kosong di Kampung Nyengcle sangat kontras dengan rencana awal pembangunan.

“Dulu ada kambingnya, cuma beberapa hari di kandang, namun saat ini sudah tidak ada. Menurut isu yang beredar itu dijual,” ujar N kepada PenaKu.ID, Senin (02/03/26).

Senada dengan N, warga lain berinisial W mengungkapkan bahwa kandang tersebut baru berumur sekitar tiga bulan. 

“Awal-awal masih ada kambing, sekarang sudah tidak ada. Sudah lebih dari dua bulan tidak kelihatan lagi,” tuturnya.

Ketua BUMDes: “Semua Diambil Alih Kades”

Kekisruhan semakin memuncak saat Ketua BUMDes Selawangi, Ahmad Hidayat, memberikan pengakuan mengejutkan. Ia mengaku sama sekali tidak mengetahui keberadaan puluhan kambing tersebut karena seluruh pengelolaan keuangan dan operasional telah diambil alih oleh Kepala Desa Selawangi, Juhendi.

Ahmad menjelaskan bahwa dirinya bersama sekretaris dan bendahara telah menyerahkan seluruh dana pencairan pengadaan kambing dan pembangunan kandang langsung kepada Kepala Desa.

“Saya tidak tahu, BUMDes itu diambil alih oleh kepala desa. Bahkan saya tidak komunikasi dengan kepala desa sampai sekarang,” ungkap Ahmad. 

Ia juga menambahkan bahwa dirinya telah mengundurkan diri karena tidak lagi dilibatkan dalam pengelolaan aset desa tersebut.

Akses Sulit dan Kades Selawangi Bungkam

Berdasarkan pantauan tim di lokasi, kandang yang terletak jauh dari pemukiman warga itu memang tak berpenghuni. Lokasinya yang sulit dijangkau—bahkan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat—menambah kecurigaan warga terkait transparansi lokasi penempatan aset.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Selawangi, Juhendi, masih belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon tidak mendapatkan respon, sementara saat disambangi ke kantor desa, yang bersangkutan dilaporkan tidak berada di tempat.

Kasus ini kini menjadi perbincangan hangat di masyarakat Kabupaten Bogor, yang mendesak adanya pemeriksaan lebih lanjut dari pihak inspektorat maupun aparat penegak hukum terkait penggunaan anggaran desa tahun 2025 di Desa Selawangi.***