PenaKu.ID – Seringkali kita menemui individu yang merasa bangga saat bisa merendahkan orang lain melalui ejekan.
Padahal, perilaku ini mencerminkan kualitas batin yang sedang tidak baik-baik saja. Sifat suka mengejek-ejek bukan hanya menyakiti orang lain, tetapi juga merusak reputasi sosial pelakunya sendiri.
Krisis Kepercayaan Diri di Kebiasaan Mengejek
Psikologi melihat bahwa orang yang gemar mengejek biasanya sedang menutupi rasa rendah diri mereka sendiri.
Dengan menjatuhkan orang lain, mereka merasa memiliki kendali atau posisi yang lebih tinggi secara semu. Perilaku ini sebenarnya adalah bentuk pelarian dari rasa tidak aman yang ada dalam jiwa mereka.
Putusnya Tali Silaturahmi Akibat Kebiasaan Mengejek
Lidah bisa lebih tajam dari pedang. Ejekan yang dianggap candaan sering kali meninggalkan luka mendalam bagi korban.
Akibatnya, lingkungan sosial akan perlahan menjauh, dan pelaku pengejekan akan kesulitan mendapatkan kepercayaan kembali dari orang-orang di sekitarnya.**










