PenaKu.ID – Memiliki cara pandang positif atau husnuzan bukan sekadar masalah moral, melainkan strategi mental untuk menjaga kesehatan jiwa.
Saat kita memilih berprasangka baik, kita sebenarnya sedang membangun perisai dari stres yang tidak perlu.
Mengubah Pola Pikir dengan Berprasangka Baik
Seringkali, kecemasan muncul karena kita terlalu cepat menyimpulkan niat buruk orang lain atau mengkhawatirkan masa depan yang belum terjadi.
Dengan melatih pikiran untuk melihat sisi positif, hormon kortisol penyebab stres akan menurun, berganti dengan perasaan tenang yang membantu kita berpikir lebih jernih dalam mengambil keputusan.
Dampak Sosial Berprasangka Baik
Hubungan antarmanusia akan jauh lebih harmonis jika didasari oleh rasa percaya. Berprasangka baik meminimalisir konflik akibat salah paham dan memperkuat ikatan sosial.
Orang yang terbiasa berpikir positif cenderung lebih disukai dan memiliki lingkungan yang suportif karena mereka memancarkan energi yang membangun, bukan menjatuhkan.**











