Ragam

Cianjur Lumpuh! Arus Balik Lebaran Picu Macet Panjang

×

Cianjur Lumpuh! Arus Balik Lebaran Picu Macet Panjang

Sebarkan artikel ini
Cianjur Lumpuh! Arus Balik Lebaran Picu Macet Panjang
Cianjur Lumpuh! Arus Balik Lebaran Picu Macet Panjang

PenaKu.ID – Arus balik H+1 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 di jalur Cianjur–Bandung, Jawa Barat, mengalami kemacetan parah. Kepadatan terjadi sepanjang kurang lebih 8 kilometer, tepatnya di wilayah Kecamatan Sukaluyu, Ciranjang, hingga Haurwangi, Kabupaten Cianjur.

Lonjakan volume kendaraan roda dua dan roda empat menjadi salah satu penyebab utama tersendatnya arus lalu-lintas. Selain itu, keberadaan sejumlah persimpangan jalan serta perlintasan kereta api di Cipeuyeum, Kecamatan Haurwangi, turut memperparah kemacetan.

Untuk mengurai kepadatan, petugas kepolisian memberlakukan sistem satu arah (one way) secara bergantian.

Salah satu pengemudi mobil, Asep (45), mengaku terjebak macet saat melakukan perjalanan dari Padalarang menuju Sukabumi. Ia menyebut kemacetan mulai terjadi sejak Rajamandala, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, hingga Cipeuyeum, Haurwangi.

“Dari Rajamandala sampai Cipeuyeum memakan waktu sekitar dua jam karena macet dan diberlakukan one way,” ujar Asep.

Ia menambahkan, dirinya sempat beristirahat di kawasan Cipeuyeum untuk menunggu arus lalu-lintas kembali lancar.

Hal serupa dialami pengendara sepeda motor, Setiawan (48), warga Kabupaten Garut. Ia mengaku sedang dalam perjalanan kembali ke Tangerang untuk bekerja, namun terhambat kemacetan di sejumlah titik.

Menurut Setiawan, kepadatan paling parah terjadi mulai dari Cipatat hingga wilayah Ciranjang, bahkan hingga Sukaluyu.

“Sudah hampir magrib, saya masih di Ciranjang karena macet. Padahal besok harus sudah bekerja di Tangerang,” katanya.

Ia menuturkan, meski menggunakan sepeda motor dan mencoba mencari celah di antara kendaraan, waktu tempuh tetap memakan waktu hingga dua jam.

Kepadatan Arus Balik Terjadi Siang hingga Sore

Sementara itu, Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, mengatakan terdapat beberapa titik rawan kepadatan di wilayah hukumnya, di antaranya Gekbrong, Warungkondang, Ciranjang, dan Haurwangi.

Ia menjelaskan, sejak pagi hari kepadatan sempat terjadi di kawasan Gekbrong dan Warungkondang, namun berhasil diurai. Kepadatan justru meningkat pada siang hingga sore hari di Ciranjang dan Haurwangi.

“Di titik tersebut diberlakukan sistem one way secara berkala, sekitar 15 menit sekali untuk membuka arus,” kata Aang.

Menurutnya, kemacetan dipicu oleh tingginya volume kendaraan arus balik, aktivitas masyarakat yang bersilaturahmi dan berwisata saat Lebaran, serta banyaknya persimpangan jalan dan perlintasan kereta api.

Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan bersabar selama perjalanan arus balik berlangsung.**