Cegah Banjir, Gotong Royong Sungai Cilameta

Kecamatan Panyileuka dan Gedebage bersinergi dengan DPU kota Bandung membersihkan Aliran sungai Citarum

PenaKu.ID – Pemerintahan Kecamatan Panyileukan dan Gedebage bersinergi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Sub Sektor 9 dan 11 sektor 22 Satuan Tugas Citarum Harum, serta Lembaga Kemasyarakatan Kecamatan membersihkan sekitar aliran Sungai Cilameta, Jumat, 10 Juli 2020.

Kegiatan sebagai upaya mencegah terjadinya banjir di wilayah Cipadung Kidul, Kecamatan Panyileukan khususnya di area yang terlintasi Sungai Cilameta. Peserta bebersih menerapkan protokol kesehatan saat berkegiatan dengan menggunakan masker dan menjaga jarak.

Secara geografis Sungai Cilameta merupakan salah satu sungai selain Sungai Cisalatri yang menghubungkan Kecamatan Panyileukan dan Kecamatan Gedebage. Saat ini kondisi Sungai Cilameta dipenuhi oleh sedimentasi dan sampah.

Mencegah terjadinya banjir, dilakukan kegiatan bebersih di sekitar sungai. Camat Panyileukan sekaligus Pelaksana Tugas Camat Gedebage, Sri Kurniasih berharap kegiatan ini bisa mengajak masyarakat lebih peduli terhadap permasalahan banjir.

“Pekerjaan rumah bagi kita sebagai Aparatur Sipil Negara ( ASN ) Kecamatan dan Kelurahan adalah, memberikan sosialisasi kepada warga masyarakat agar peduli untuk tidak membuang sampah sembarangan terutama ke sungai,“ ujarnya.

Sebagai langkah lanjutan agar tidak terjadi banjir, Sri menuturkan, akan segera dibentuk Tim Penanganan Banjir yang akan membuat perencaaan dalam menanggulangi banjir di wilayah Kelurahan Cipadung Kidul, Kecamatan Panyileukan. Tim akan berkolaborasi dengan Dinas Pekerjaan Umum ( DPU ) Kota Bandung.

“Barusan kita sudah rencanakan dengan dua LKK Kecamatan akan membentuk Tim Penanganan Banjir yang akan membuat beberapa perencanaan agar kedepannya tidak terjadi lagi banjir” ungkapnya.

Sementara itu Komandan Sub Sektor 11, Sersan Mayor Abdullah mengatakan, kegiatan yang melibatkan berbagai unsur dari Sub sektor 9 dan 11, DPU serta petugas Gober ini ditargetkan dapat mengangkat sedimentasi, sampah serta rerumputan di sekitar aliran Sungai Cilameta sepanjang 300 meter.

“Sebanyak 150 orang terlibat dalam kegiatan ini. Dari Sub Sektor 9 dan 11 masing masing 15 personil. Hasilnya kita lihat pagi ini, pukul sembilan (09.00 WIB) rerumputan di area sepanjang 300 meter telah kita bersihkan,” katanya.

Pada kegiatan bebersih ini, Dinas Pekerjaan umum (DPU) Kota Bandung menerjunkan dua unit kendaraan jenis bakhoe dan Unit Reaksi Cepat (URC) untuk membantu pengerukan sedimentasi. Kepala Unit Pelayanan Terpadu ( UPT ) DAS Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung, Erni mengtakan, DPU akan terus berkolaborasi dengan Kecamatan Panyileukan dan Kecamatan Gedebage terkait upaya-upaya kedepannya.

“Setelah kita lihat hari ini. Tanggul di aliran sungai masih rendah, kalau memungkinkan anggaran di tahun ini, kita akan lakukan peninggian satu atau satu setengah meter, namun apabila tidak memungkinkan akan dilaksanakan tahun depan,” katanya.

Sedangkan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat ( LPM ) Kelurahan Cipadung Kidul, Ajat Sudrajat berharap, pelaksanaan pengerukan bisa dilaksanakan minimal satu tahun sekali untuk menghindari permasalahn banjir kembali terulang.

“Kami bersama RW dan pengurus LPM Lainnya mengusulkan pengerukan disungai ini minimal dilaksanakan setahun sekali atau dua kali,” ucapnya.

DP,/Hms

Leave a Reply

Your email address will not be published.