Ragam

Burung Pleci Susah Makan Voer? Coba Cara Bertahap Ini

×

Burung Pleci Susah Makan Voer? Coba Cara Bertahap Ini

Sebarkan artikel ini
Burung Pleci Susah Makan Voer? Coba Cara Bertahap Ini
Burung Pleci (foto: pexels)

PenaKu.ID – Burung pleci yang baru dipelihara, terutama hasil tangkapan dari alam, umumnya belum terbiasa mengonsumsi voer atau pakan kemasan. Kondisi tersebut sering menjadi kendala bagi pemilik karena burung berisiko kehilangan nafsu makan jika proses peralihan pakan dilakukan secara mendadak.

Para penangkar dan penghobi burung menyarankan agar pengenalan voer dilakukan secara bertahap. Cara ini dinilai lebih aman karena tetap menyesuaikan kebiasaan makan alami burung pleci yang terbiasa mengonsumsi buah-buahan, nektar, dan serangga kecil.

Salah satu metode yang banyak digunakan adalah mencampurkan voer dengan bahan tambahan yang memiliki aroma lebih menarik bagi burung pleci. Racikan tersebut berfungsi sebagai media adaptasi sehingga burung lebih mudah mengenali rasa voer tanpa mengurangi nilai gizinya.

Adapun bahan yang diperlukan terdiri atas 100 gram voer bertekstur halus, 10–20 gram tepung jangkrik, serta 5–10 gram biji fumayin yang telah disangrai tanpa minyak lalu dihaluskan. Seluruh bahan dicampur hingga merata, kemudian disimpan di dalam wadah kedap udara agar kualitasnya tetap terjaga.

Perlu dipahami, racikan tersebut bukan untuk menggantikan voer sebagai pakan utama, melainkan hanya membantu mempercepat proses adaptasi burung terhadap pakan baru.

Tahapan pemberian pakan juga harus dilakukan secara bertahap. Pada tiga hari pertama, voer halus dapat ditaburkan tipis di atas buah favorit burung pleci, seperti pepaya atau pisang matang. Dengan cara tersebut, burung akan ikut mengonsumsi voer saat mematuk buah.

Memasuki hari keempat hingga ketujuh, jumlah voer yang ditaburkan dapat ditambah secara perlahan. Sementara itu, porsi buah mulai dikurangi sedikit demi sedikit. Setelah sekitar satu pekan, wadah voer sebaiknya ditempatkan terpisah di dekat wadah buah agar pleci mulai mengenali sumber pakan barunya.

Estimasi Waktu Burung Pleci Mau Makan Voer

Jika proses adaptasi berlangsung dengan baik, pada minggu kedua hingga ketiga pleci umumnya sudah mulai mengonsumsi voer secara mandiri. Setelah fase tersebut, buah cukup diberikan sebagai pakan pendamping, sedangkan voer menjadi menu utama setiap hari.

Selama masa penyesuaian, kebutuhan protein burung tetap harus dipenuhi melalui extra fooding. Pemilik dapat memberikan satu hingga dua ekor jangkrik berukuran kecil pada pagi dan sore hari, serta kroto segar beberapa kali dalam sepekan. Sementara itu, pemberian ulat hongkong sebaiknya dibatasi karena dapat memicu peningkatan birahi apabila diberikan secara berlebihan.

Penghobi juga disarankan menghindari beberapa kesalahan yang masih sering dilakukan, seperti menghentikan pemberian buah secara tiba-tiba, terlalu sering mengganti merek voer, atau mencampurkan berbagai bahan tambahan tanpa memahami kandungan gizinya. Kebiasaan tersebut justru dapat memperlambat proses adaptasi burung.

Selain itu, kondisi voer harus selalu dijaga tetap kering dan bersih. Pakan yang lembap atau berjamur berisiko menimbulkan gangguan kesehatan pada pleci.

Pada akhirnya, keberhasilan melatih pleci agar mau mengonsumsi voer tidak bergantung pada racikan tertentu, melainkan pada konsistensi pemilik dalam menjalankan proses adaptasi secara bertahap. Dengan menggunakan pakan berkualitas, memberikan tambahan protein secukupnya, serta menjadikan buah sebagai media peralihan, pleci umumnya mampu beradaptasi dengan voer dalam waktu sekitar dua hingga tiga minggu.** (tds)