Peristiwa

BEJAT!! Ayah Tiri di Cibinong Bogor Tega Cabuli Anak Tirinya Berulang Kali, Dilabrak Warga Malah Gayanya Tengil

×

BEJAT!! Ayah Tiri di Cibinong Bogor Tega Cabuli Anak Tirinya Berulang Kali, Dilabrak Warga Malah Gayanya Tengil

Sebarkan artikel ini
BEJAT!! Ayah Tiri di Cibinong Bogor Tega Cabuli Anak Tirinya Berulang Kali, Dilabrak Warga Malah Gayanya Tengil
Pelaku Tak Merasa Bersalah Saat Dilabrak Warga, Korban Mengaku Sudah Berulang Kali Dicabuli Di Bawah Ancaman. (Riyan/PenaKu.ID).

PenaKu.ID – Sebuah peristiwa penganiayaan dan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur menggegerkan warga Cilangkap, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. 

Seorang ayah tiri tega melakukan tindakan asusila secara berulang terhadap anak tirinya sendiri hingga akhirnya tertangkap tangan oleh ibu korban.

Ayah Tiri di Cibinong Bogor Cavuli Anak Tirinya

Berdasarkan laporan kronologi kejadian dari pihak keluarga, peristiwa berdarah dingin ini terungkap pada Selasa (1/9) sekitar pukul 14.00 WIB. Ibu korban yang baru saja pulang bekerja mendapati pemandangan memilukan di dalam rumahnya.

Suaminya (ayah tiri korban) tengah melakukan tindakan kekerasan seksual terhadap anak tirinya yang masih di bawah umur. Saat dipergoki, korban dalam kondisi tidak berdaya, ditelanjangi, serta mulutnya dibekap rapat agar tidak bisa berteriak meminta pertolongan.

Melihat aksi bejat tersebut, ibu korban langsung menegur pelaku hingga terjadi pertengkaran hebat di dalam rumah. Ibu korban kemudian bergegas meminta bantuan pengurus RT setempat dan warga sekitar untuk mengamankan pelaku.

Respon Pelaku ‘Tengil’ dan Tanpa Penyesalan

Dalam rekaman video yang beredar, suasana ketegangan memuncak saat warga dan keluarga melabrak terduga pelaku di dalam rumah. Pelaku yang mengenakan kaos putih tampak santai dan memberikan jawaban yang tidak menunjukkan rasa menyesal sedikit pun.

“Masih bisa lu tengil dan jawab! Buset enteng banget jawabnya,” cetus salah satu warga di video yang emosi melihat sikap santai pelaku saat diinterogasi.

Sikap dingin dan terkesan meremehkan dari pelaku makin memancing amarah warga sekitar yang berkumpul di lokasi kejadian.

Pengakuan Korban: Bukan Kejadian Pertama

Setelah ditanya lebih lanjut oleh sang ibu, korban yang masih shock dan trauma akhirnya memberanikan diri untuk bersuara. Korban mengaku bahwa aksi pencabulan oleh ayah tirinya tersebut bukan yang pertama kali, melainkan sudah terjadi setidaknya tiga kali.

Selama ini korban takut untuk melapor karena kerap mendapatkan ancaman dari pelaku serta dilarang berteriak setiap kali aksi bejat tersebut dilakukan. Tidak hanya itu, terungkap pula bahwa anak pertama dari ibu korban sebelumnya juga pernah mengalami tindakan pelecehan yang diduga kuat dilakukan oleh pelaku yang sama.

Kala itu, sang ibu sempat memaafkan pelaku dengan harapan suami tirinya tersebut dapat berubah dan mempertahankan keutuhan rumah tangga. Namun, kebaikan tersebut justru dimanfaatkan pelaku hingga anak keduanya kini turut menjadi korban.

Diarak Warga dan Diamankan Kepolisian

Tak lama setelah laporan diterima, petugas kepolisian dari Polsek setempat bersama Bhabinkamtibmas tiba di lokasi untuk mengamankan pelaku. Proses evakuasi pelaku berlangsung riuh dan menegangkan. Puluhan warga yang memenuhi gang pemukiman bersorak emosi dan meneriaki pelaku saat digiring petugas menuju mobil patroli.

Saat ini, kasus tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut. Pihak keluarga mendesak agar pelaku dijatuhi hukuman seberat-beratnya serta memohon perlindungan hukum dan pendampingan trauma (trauma healing) bagi anak-anak yang menjadi korban.***