PenaOlahraga
Trending

Atlet Jabar Asal Ciburuy Raih Emas di PON XX Papua

PenaKu.IDAtlet Jabar asal Ciburuy yang masuk dalam olahraga dayung berhasil meraih medali emas pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Atlet Jabar Asal Ciburuy peraih medali emas tersebut yakni, Andri Agus Mulyana pria asal Kampung Sadang, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Adapun pasangannya ialah Indra Hidayat berasal dari Desa Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Mereka berdua berhasil menorehkan catatan waktu tercepat yakni, 03:35.741 pada nomor lomba kaya putera Cabor Dayung Canoeing.

Sementara medali perak diraih Irwan dan Didi Jariandi dari Kalimantan Tengah dan medali perunggu diraih pasangan Subhi dan Muhammad Romi Padli.

Salah satu peraih medali emas tersebut, Andri mengatakan bahwa dirinya sangat bangga lantaran perjuangannya telah membuahkan hasil.

“Rasanya tentu bangga, senang, sedih, campur aduklah. Capenya hilang kalau juara, sedihnya karena perjuangannya tidak sia-sia ninggalin keluarga dan membuahkan hasil,” kata Andri saat dihubungi, Selasa (28/9/2021).

Andri menerangkan, dirinya telah menggeluti olahraga dayung sejak kelas 3 (tiga) sekolah menengah pertama (SMP) sejak 2009.

“Fokus di cabor ini udah lama, tepatnya tiga tahun lalu,” terangnya.

Dalam prosesnya, jelas dia, dirinya menerapkan berbagai pola latihan yang harus dilakukan secara konsisten, yakni 3-4 kali sehari terutama saat mendekati lomba.

“Intinya di air, biasanya kalau pagi latihan di kayak perahu naga. Siangnya terkadang lari, kadang gym dan juga renang. Untuk sorenya biasanya di air lagi, di danau,” ujarnya.

Sedangkan terkait strategi untuk memenangkan kejuaraan ini, Andri menyerahkan seluruhnya kepada pelatih.

“Kalau masa persiapan harus gimana, kita ngikutin aja arahan dari pelatih. Kita tinggal menjalani, kita yang ngerasain paling nanti kalau dikayak atau perahunya enaknya kaya gimana, baru itu kita yang main, termasuk program strategi dari pelatih semuanya,” bebernya.

Atlet Jabar Asal Ciburuy Cocok dengan Indra Hidayat

Menurut pria berusia 26 tahun ini mengaku, menghadapi lawan yang cukup tangguh seperti Papua (tuan rumah), Sulawesi Tenggara, Kalimantan tengah, Jambi, Kalimantan Selatan.

Adapun lawan yang paling berat dalam pertandingan tersebut, kata Andri, kontingen yang berasal dari Kalimantan Tengah.

“Yang cukup ada perlawanan itu dari Kalteng,” ucapnya.

Tak hanya itu, lanjut dia, keberhasilan yang diraihnya tak lepas dari kemistri yang baik dari pasangan timnya, yakni Indra Hidayat.

Menurutnya, untuk membangun kemistri [kecocokan] itu tidak mudah, ada banyak hal yang harus dilakukan bersama-sama.

“Kaya makan jam-nya harus sama, bareng dan harus berdua, ibaratnya jam tidur juga harus bareng. Seperti tidur jam 9, jangan yang satu tidur jam 10 atau jam 11,” tuturnya.

Ia mengaku, sudah bersama dengan Indra Hidayat sejak awal tahun 2021.

“Kemana-mana ya berdua terus, sebenarnya kalau yang saya rasain chemistry itu jadi lebih kaya saudara. Jadi kaya bukan teman lagi udah kaya saudara,” ujarnya.

Ia berharap, usai PON berakhir dirinya bercita-cita ingin mengikuti Seagames dan Asean Games di tahun depan.

“Mudah-mudahan terus berlanjut, karena kan kalau Sea Games dan Asean Games gak terbatas diumur. Hanya PON aja yang dibatas umur sampai 28 tahun,” harapnya.

**

Related Articles

35 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button