Advertorial

Data Statistik Jadi Kunci Pembangunan Kabupaten Bogor

×

Data Statistik Jadi Kunci Pembangunan Kabupaten Bogor

Sebarkan artikel ini
Data Statistik Jadi Kunci Pembangunan Kabupaten Bogor
Data Statistik Jadi Kunci Pembangunan Kabupaten Bogor

PenaKu.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor Jawa Barat terus memperkuat pemanfaatan data statistik sektoral sebagai dasar penyusunan kebijakan, perencanaan, dan evaluasi pembangunan daerah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan program pembangunan berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Upaya tersebut dilaksanakan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor atas arahan Bupati Bogor. Penguatan kapasitas pengelolaan data ini dibahas dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan tentang Pemanfaatan Data Statistik Sektoral yang berlangsung di Aula Kantor Diskominfo, Cibinong, Senin (19/10/26).

Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, mengatakan bahwa data memiliki peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, terutama di tengah transformasi digital.

Menurutnya, data tidak hanya berfungsi sebagai kumpulan angka dan informasi, tetapi juga menjadi landasan untuk menentukan arah kebijakan serta menetapkan prioritas pembangunan daerah.

“Data statistik sektoral yang berkualitas akan membantu perangkat daerah dalam memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat, mengidentifikasi permasalahan pembangunan, menentukan prioritas program, serta mengukur capaian kinerja secara lebih objektif,” ujar Bambang.

Kabupaten Bogor Dorong Peningkatan Kualitas Data Sektoral

Kegiatan peningkatan kapasitas kelembagaan tersebut menghadirkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor dan seorang statistisi ahli muda sebagai narasumber. Peserta kegiatan merupakan para pengelola data dari perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bogor.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Bogor mendorong peningkatan kualitas data statistik sektoral sekaligus mengoptimalkan penggunaannya dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan. Pemerintah daerah juga berupaya memperkuat tata kelola data yang terintegrasi di seluruh perangkat daerah.

Bambang menjelaskan, Diskominfo Kabupaten Bogor selaku Wali Data Daerah bertanggung jawab memastikan data statistik sektoral tersaji dengan baik, mudah diakses, serta dapat dipahami oleh masyarakat luas.

Selain itu, Diskominfo berperan mengoordinasikan penyelenggaraan statistik sektoral sesuai dengan kebijakan Satu Data Indonesia.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kapasitas aparatur menjadi bagian penting dalam membangun pengelolaan data yang optimal dan berkelanjutan.

“Peningkatan kapasitas kelembagaan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan kemampuan aparatur pemerintah dalam mengelola serta memanfaatkan data statistik sektoral secara optimal, akurat, terpadu, dan berkesinambungan,” jelas Bambang.

Hasil Pelatihan Diharapkan Diterapkan di Perangkat Daerah

Bambang berharap, materi dan pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diterapkan secara langsung dalam pelaksanaan tugas di masing-masing perangkat daerah. Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan pemahaman aparatur, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kualitas pengelolaan data pemerintahan.

“Pengetahuan yang diperoleh hendaknya tidak berhenti pada kegiatan ini saja, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam pelaksanaan tugas di masing-masing perangkat daerah,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pengelolaan data dan informasi akan menghadapi tantangan yang semakin kompleks seiring dengan perkembangan teknologi serta meningkatnya kebutuhan terhadap informasi yang cepat dan akurat.

Melalui penguatan kapasitas kelembagaan dan pemanfaatan data statistik sektoral, Pemkab Bogor berharap dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik dengan dukungan data berkualitas.

Langkah tersebut diharapkan mampu menghasilkan kebijakan pembangunan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.**