Ekonomi

Herman Suryatman Dorong HIPPI Jabar Perkuat Ekonomi Inklusif

×

Herman Suryatman Dorong HIPPI Jabar Perkuat Ekonomi Inklusif

Sebarkan artikel ini
Herman Suryatman Dorong HIPPI Jabar Perkuat Ekonomi Inklusif
Herman Suryatman Dorong HIPPI Jabar Perkuat Ekonomi Inklusif

PenaKu.ID – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mendorong Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Jawa Barat memperkuat perannya sebagai kekuatan ekonomi yang inklusif dan adaptif dalam menghadapi berbagai peluang pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal itu disampaikan Herman saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pengurus Daerah HIPPI Provinsi Jawa Barat Masa Bakti 2025-2030 di Hotel Horison, Kota Bekasi, Senin (28/9/2026) sore.

Herman Suryatman Dorong HIPPI Jabar Perkuat Peran Ekonomi

Herman Suryatman mengapresiasi kiprah HIPPI yang selama ini turut membangun dunia usaha di Jawa Barat. Namun, ia menekankan agar peran tersebut tidak hanya diwujudkan melalui aktivitas organisasi, melainkan juga melalui karya yang terbuka dan melibatkan berbagai unsur pelaku ekonomi.

“Saya apresiasi HIPPI. Tentu kami berharap HIPPI bisa membuktikan dengan karya yang inklusif. Human relationship kan harus inklusif,” kata Herman Suryatman.

Menurut Herman, pembangunan ekonomi membutuhkan kolaborasi dan tidak dapat berjalan secara sendiri-sendiri. Pemerintah, dunia usaha, serta berbagai kelompok masyarakat perlu bekerja sama untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Karena itu, Herman Suryatman berharap HIPPI mampu menghasilkan karya dan prestasi yang memberikan dampak nyata bagi anggotanya, termasuk mendorong mereka untuk meningkatkan kapasitas dan skala usaha.

“Keluarga besar HIPPI inklusif dalam karya, inklusif dalam prestasi. Bagaimana bisa naik kelas, kemudian bisa bermanfaat banyak,” ujarnya.

Herman juga meminta para pelaku usaha memiliki keberanian untuk bergerak lebih maju sekaligus mampu membaca berbagai perubahan yang terjadi. Menurutnya, HIPPI perlu menghasilkan karya yang selangkah lebih maju agar dapat menangkap peluang ekonomi yang terus berkembang.

Ekonomi Jawa Barat Tumbuh 5,73 Persen

Dari sisi makroekonomi, Herman menyebut kondisi perekonomian Jawa Barat saat ini memberikan ruang bagi dunia usaha untuk melakukan ekspansi.

Ia menyampaikan, ekonomi Jawa Barat pada triwulan II 2026 tumbuh sebesar 5,73 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy).

Pertumbuhan tersebut, lanjut Herman, ditopang sejumlah komponen ekonomi yang menunjukkan perkembangan positif. Komponen tersebut mencakup belanja pemerintah (government spending), konsumsi, investasi, hingga aktivitas ekspor-impor.

Peluang Ekspansi Terbuka bagi Dunia Usaha

Herman meminta para pengusaha memanfaatkan ruang pertumbuhan ekonomi tersebut dengan menangkap peluang yang tersedia di berbagai sektor.

“Silakan teman-teman pengusaha ambil peluang, opportunity, baik di sektor government, konsumsi, investasi, bahkan di ekspor-impor. Ruang sangat terbuka,” tuturnya.

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat dapat menjadi momentum bagi dunia usaha untuk memperluas skala bisnis. Kondisi tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi para pelaku usaha untuk melakukan ekspansi dan meningkatkan kapasitas usaha.

“Ekonomi Jawa Barat sekarang bertumbuh. Ini adalah waktu yang tepat untuk ekspansi, waktu yang tepat untuk naik kelas,” kata Herman.

Bonus Demografi Jadi Momentum Pengusaha

Selain pertumbuhan ekonomi, Herman mengingatkan dunia usaha untuk memanfaatkan periode bonus demografi yang berlangsung pada 2025-2030.

Ia menilai periode tersebut merupakan momentum strategis yang perlu dimanfaatkan secara optimal karena tidak akan hadir kembali dalam bentuk yang sama.

“Mumpung kita juga ada momentum bonus demografi 2025-2030. Kalau lepas dari itu, momentumnya sudah hilang. Jadi manfaatkan waktu lima tahun ke depan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Rakerda HIPPI Diharapkan Lahirkan Langkah Konkret

Herman Suryatman berharap Rakerda HIPPI Jawa Barat dapat menjadi forum untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam memperkuat kapasitas para pengusaha, memperluas kolaborasi, serta mengoptimalkan berbagai peluang ekonomi yang tersedia.

“Saya yakin keluarga besar HIPPI akan sukses,” ujar Herman.**