PenaKu.ID – Layanan dompet digital GoPay dilaporkan mengalami gangguan pada Selasa (28/7/26). Kendala tersebut menyebabkan sebagian pengguna tidak dapat menyelesaikan berbagai transaksi, mulai dari pembayaran, transfer saldo, hingga pengisian saldo (top up).
Keluhan terkait gangguan ini mulai bermunculan di media sosial X sejak siang hari. Sejumlah pengguna mengaku transaksi melalui layanan dompet digital tersebut gagal diproses. Selain itu, ada pula yang melaporkan saldo hasil top up belum masuk ke akun meskipun pembayaran telah berhasil dilakukan.
Gangguan tersebut juga memengaruhi sejumlah layanan di dalam ekosistem Gojek. Beberapa pengguna mengaku kesulitan melakukan pembayaran untuk layanan GoRide, GoFood, maupun transaksi di merchant yang menyediakan metode pembayaran menggunakan dompet didgital itu.
Respons Pihak GoPay
Menanggapi banyaknya laporan dari pengguna, pihak GoPay mengonfirmasi bahwa layanan mereka memang sedang mengalami kendala teknis. Melalui pernyataan resminya, perusahaan menyatakan tim teknis telah melakukan investigasi sekaligus proses pemulihan agar seluruh layanan dapat kembali beroperasi secara normal secepatnya.
GoPay juga mengimbau pengguna yang masih mengalami kendala agar tidak mengulangi transaksi dalam waktu berdekatan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya transaksi ganda. Pengguna disarankan menunggu hingga sistem kembali stabil sebelum mencoba melakukan transaksi kembali.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak layanan dompet digital tersebut belum menyampaikan estimasi waktu pemulihan layanan secara terperinci. Meski demikian, perusahaan memastikan proses penanganan masih berlangsung dan meminta pengguna untuk memantau perkembangan informasi melalui kanal resmi GoPay.
Sementara itu, pengguna yang mengalami keterlambatan saldo masuk atau transaksi yang belum terselesaikan diimbau memeriksa riwayat transaksi secara berkala. Apabila kendala masih ditemukan setelah layanan dinyatakan pulih, pengguna dapat menghubungi layanan pelanggan GoPay untuk memperoleh bantuan lebih lanjut.
Gangguan pada layanan pembayaran digital seperti ini berpotensi memengaruhi aktivitas transaksi masyarakat, terutama bagi pengguna yang mengandalkan metode pembayaran nontunai untuk transportasi, pemesanan makanan, maupun berbelanja di merchant. Oleh karena itu, masyarakat diimbau mengikuti informasi resmi dari GoPay dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.** (tds)





