PenaKu.ID – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi memicu bencana tanah longsor dan pohon tumbang di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Kecamatan Ciambar, Minggu (24/5/2026) malam.
Peristiwa tersebut mengakibatkan pipa saluran air utama berukuran 10 inci milik Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (TJM) Kabupaten Sukabumi rusak parah akibat tertimpa material longsor dan pohon di wilayah Bukit Lambau, Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar.
Direktur Umum Perumda Air Minum TJM Kabupaten Sukabumi, H. Budiarkah, membenarkan adanya gangguan massal tersebut. Ia menjelaskan bahwa kerusakan terjadi pada jalur pipa krusial yang menghubungkan langsung sumber air (intake) menuju pusat pengolahan (Water Treatment Plant/WTP).
“Terjadi longsoran akibat hujan lebat yang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa pipa berukuran 10 inci di wilayah Kecamatan Ciambar. Lokasinya berada di area sumber dari Taman Nasional yang mengarah ke pengolahan,” ujar Budiarkah kepada awak media, Senin (25/5/2026).
Ribuan Konsumen Terdampak
Dampak dari kerusakan struktural pada pipa utama ini sangat signifikan. Pasokan air bersih ke rumah-rumah warga terputus total. Sedikitnya 2.500 hingga 3.000 pelanggan di wilayah Kecamatan Ciambar saat ini tidak bisa menikmati layanan air bersih.
Merespons situasi darurat ini, pihak Perumda TJM langsung menerjunkan tim teknis ke lokasi kejadian sesaat setelah menerima laporan. Budiarkah menegaskan bahwa proses perbaikan dan penanganan kebocoran pipa di lapangan tengah dikebut agar pelayanan dapat segera kembali normal.
“Saat ini petugas dari bagian teknik sudah langsung bergerak dan sedang menangani masalah tersebut di lapangan. Kami mengupayakan perbaikan secepat mungkin agar distribusinya bisa kembali optimal,” tambahnya.
Manajemen Sampaikan Permohonan Maaf
Sementara itu, mewakili manajemen Perumda TJM, Kamaludin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan di wilayah terdampak atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat faktor alam ini.
Pihak manajemen memastikan akan terus memberikan pembaruan informasi terkait progres perbaikan di lapangan.
“Kami berharap masyarakat dapat bersabar selama proses pemulihan jalur pipa selesai dilakukan,” pungkasnya.
***





