Penaku.ID – Suasana khidmat menyelimuti kawasan Komplek Perumahan Bahagia Permai tepatnya di Jalan Margacinta, Kelurahan Margasari, Kecamatan Buah Batu Kota Bandung pagi ini. Seratusan warga Bahagia Permai tumpah ruah memadati Lapang Komplek untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, Sabtu (21/03/2026).
Di bawah langit Bandung yang cerah, lantunan takbir yang menggema sejak fajar seolah menjadi penanda kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.
Bertindak sebagai Imam sekaligus Khatib, Ustadz Dendi Abdul Azis, menyampaikan pesan mendalam mengenai tiga syarat utama meraih kesuksesan sejati di dunia dan akhirat.
1. Keimanan yang Membumi
Dalam khutbahnya, Ustadz Dendi menekankan bahwa iman bukan sekadar ucapan di bibir. Iman yang sejati adalah yang dibenarkan oleh hati, diikrarkan dengan lisan, dan direalisasikan dalam tindakan nyata.
“Tidak sempurna keiman seseorang sampai ia mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri. Jika seseorang mengaku beriman namun lisannya masih menyakiti sesama, maka keimanannya belumlah sempurna di hadapan Allah SWT,” tegas beliau di hadapan jamaah yang menyimak dengan penuh kekhusyukan.
2. Hijrah Maknawiyah: Meninggalkan Larangan
Melanjutkan pesan kedua, khatib mengajak jamaah untuk memaknai hijrah melampaui perpindahan fisik (jasadiyah). Di era modern ini, yang paling krusial adalah hijrah maknawiyah. Sesuai hadis riwayat Imam Muslim, seorang muhajir adalah mereka yang senantiasa berupaya meninggalkan apa pun yang dilarang oleh Allah SWT. Inilah proses berkelanjutan yang harus dilakukan setiap Muslim dalam kehidupan sehari-hari.
3. Jihad Sebagai Kesungguhan Beramal
Terakhir, Ustadz Dendi mengutip pandangan Prof. Dr. KH. Quraish Shihab mengenai makna jihad. Jihad tidak melulu soal pertempuran di medan perang, melainkan bermakna Al-Juhdu atau bersungguh-sungguh.
Jihad masa kini dapat diwujudkan melalui profesi masing-masing:
Pelajar/Mahasiswa: Jihad adalah belajar dengan disiplin dan menyelesaikan studi tepat waktu.
Kepala Keluarga: Jihad adalah banting tulang mencari rezeki halal dari gelap hingga gelap demi keluarga.
Pejabat/Pemimpin: Jihad adalah mengemban amanah dengan jujur, berintegritas, dan menyayangi rakyatnya.
“Singkat kata, jihad fisabilillah bisa dilakukan ketika kita bersungguh-sungguh menjalankan tugas dan fungsi apa pun profesi yang diamanahkan kepada kita,” pungkas Ustadz Dendi menutup khutbahnya.
Pelaksanaan Shalat Id di Komplek Bahagia Permai ini berjalan dengan tertib dan diakhiri dengan tradisi bermushafabah (bersalam-salaman) antar warga, memperkuat tali silaturahmi di hari yang fitri ini.
***





