PenaKu.ID – Warga di Teheran kini menjalani hari-hari dengan kecemasan yang mendalam.
Bunyi klakson kendaraan yang biasanya menandakan kemacetan kota, kini seringkali berganti dengan suara ledakan dan dengungan pesawat tempur. Kehidupan di salah satu kota tertua di dunia ini seolah terhenti oleh ketakutan.
Ketakutan dan Pengawasan Ketat di Teheran
Warga merasa terjebak di antara ancaman serangan udara asing dan pengawasan ketat aparat keamanan dalam negeri.
Demonstrasi besar-besaran yang terjadi pada Januari lalu telah dipadamkan dengan kekerasan, menyisakan trauma mendalam bagi generasi muda yang merindukan perubahan namun kini hanya bisa bersembunyi di dalam rumah.
Harapan Warga Teheran yang Redup di Tengah Perang
Banyak warga menggambarkan langit mereka berbeda dengan belahan dunia lain; mereka tidak tidur di bawah bintang, melainkan di bawah ancaman roket.
Perang ini tidak hanya terjadi di medan tempur, tetapi telah merasuk ke dalam darah dan psikologi keluarga di Iran, menciptakan luka batin yang diprediksi akan bertahan selama bertahun-tahun.**










