PenaKu.ID – Awal Ramadan 1447 Hijriah diprediksi akan kembali menemui titik perbedaan di Indonesia.
Fenomena ini bukan karena kesalahan penghitungan, melainkan adanya dua metodologi besar yang digunakan oleh pemerintah, ormas Islam, dan peneliti.
Debat Hilal Awal Puasa 2026 Lokal vs Global
Peneliti BRIN, Prof. Thomas Djamaluddin, menyebutkan bahwa sumber perbedaan kali ini adalah penggunaan konsep visibilitas hilal. Sebagian pihak menggunakan kriteria “Hilal Lokal” yang mewajibkan bulan terlihat di wilayah Indonesia.
Sementara itu, pihak lain menggunakan “Hilal Global” yang merujuk pada penampakan bulan di bagian dunia mana pun, termasuk Alaska.
Menunggu Ketetapan Sidang Isbat Awal Puasa 2026
Pemerintah melalui Kementerian Agama baru akan menggelar Sidang Isbat pada 17 Februari 2026. Berdasarkan prakiraan BMKG, posisi hilal di Indonesia saat itu masih di bawah ufuk, sehingga kemungkinan besar pemerintah akan menetapkan 1 Ramadan pada 19 Februari 2026.
Di sisi lain, Muhammadiyah telah resmi menetapkan awal puasa pada 18 Februari 2026.**






