PenaKu.ID – Masa remaja bukan sekadar fase pemberontakan, melainkan periode krusial pembentukan identitas.
Antara usia 10 hingga 19 tahun, terjadi lonjakan perkembangan otak yang memengaruhi cara mereka mengelola emosi dan mengambil keputusan di tengah tekanan sosial yang kuat.
Dorongan untuk Diakui dan Eksplorasi Psikologi Remaja
Remaja memiliki keinginan kuat untuk diterima oleh lingkungan sebayanya. Hal ini sering memicu perilaku impulsif atau keinginan untuk mencoba hal baru.
Memahami kebutuhan mereka akan pengakuan adalah kunci bagi orang tua untuk tetap terhubung secara emosional.
Membangun Fondasi Kehidupan untuk Psikologi Remaja
Pengalaman yang didapat selama fase transisi ini akan membekas hingga dewasa.
Memberikan ruang bagi mereka untuk belajar dari kesalahan, sambil tetap memberikan arahan yang suportif, sangat membantu dalam membentuk karakter yang tangguh dan mandiri di masa depan.**










