PenaKu.ID – Rasa nyeri di dada sering kali memicu kekhawatiran akan serangan jantung. Memang benar, gejala seperti napas berat atau jantung berdebar tidak boleh diabaikan.
Namun, penting untuk memahami bahwa tidak semua nyeri dada bersifat mengancam nyawa. Mengetahui perbedaan gejalanya dapat membantu kita mengambil tindakan yang tepat tanpa rasa panik berlebihan.
Mengidentifikasi Sumber Keluhan saat Dada Sesak
Dada sesak bisa bersumber dari berbagai masalah, mulai dari ketegangan otot, gangguan lambung (GERD), hingga stres yang memicu kecemasan.
Nyeri yang menjalar ke lengan atau leher sering kali identik dengan jantung, sementara nyeri yang memburuk saat bernapas dalam mungkin berkaitan dengan paru-paru. Memperhatikan pola kemunculannya adalah kunci diagnosis awal yang akurat.
Kapan Harus Segera ke Dokter saat Dada Sesak?
Meskipun bisa disebabkan oleh masalah pencernaan ringan, Anda wajib waspada jika nyeri disertai keringat dingin, mual, atau rasa tertindih beban berat.
Penanganan dini sangat menentukan hasil akhir, terutama pada kasus darurat. Jangan menunda pemeriksaan jika keluhan mengganggu aktivitas, karena diagnosa profesional adalah satu-satunya cara memastikan kondisi kesehatan Anda tetap aman.**











