Ekonomi

Bitcoin Fluktuatif, Sinyal The Fed Jadi Sorotan

×

Bitcoin Fluktuatif, Sinyal The Fed Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
Bitcoin Fluktuatif, Sinyal The Fed Jadi Sorotan
Bitcoin Fluktuatif, Sinyal The Fed Jadi Sorotan. /Ilustrasi (pixabbay)

PenaKu.ID – Harga Bitcoin (BTC) kembali bergerak naik-turun pada perdagangan Kamis (29/1/26). Fluktuasi tersebut muncul di tengah sikap hati-hati pelaku pasar yang mencermati perkembangan sentimen global, khususnya terkait kondisi ekonomi makro dan kebijakan moneter Amerika Serikat.

Sebagai aset kripto dengan kapitalisasi terbesar di dunia, Bitcoin masih bertahan di level harga yang relatif tinggi. Namun, volatilitas belum sepenuhnya mereda, seiring ketidakpastian arah suku bunga dan dinamika pasar keuangan global.

Berdasarkan pantauan dari sejumlah bursa kripto internasional, Bitcoin dalam beberapa hari terakhir diperdagangkan di kisaran US$80.000 hingga mendekati US$90.000. Pergerakan tersebut menandai fase konsolidasi setelah reli panjang yang sebelumnya mendorong harga BTC mencetak rekor tertinggi baru.

Analis menilai, fokus utama pasar saat ini tertuju pada kebijakan moneter global, terutama sinyal suku bunga dari Federal Reserve (The Fed). Perubahan ekspektasi terhadap inflasi dan arah suku bunga dinilai berpotensi memengaruhi minat investor terhadap aset berisiko, termasuk kripto.

Di sisi lain, data on-chain mengindikasikan bahwa investor bermodal besar atau whale masih melakukan akumulasi Bitcoin. Fenomena ini kerap dipandang sebagai sinyal kepercayaan terhadap prospek jangka menengah hingga panjang, meski dalam jangka pendek tekanan jual dari investor ritel masih terjadi akibat aksi ambil untung.

Apa yang Memengaruhi Harga Bitcoin?

Minat dari kalangan institusi juga disebut menjadi salah satu penopang pergerakan harga. Sejumlah laporan pasar mencatat arus dana dari lembaga keuangan serta produk investasi berbasis kripto masih berlanjut. Hal ini sejalan dengan meningkatnya penerimaan Bitcoin sebagai aset alternatif di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Meski demikian, analis mengingatkan bahwa volatilitas tinggi tetap menjadi karakter utama pasar kripto. Harga Bitcoin dapat berubah dengan cepat, dipengaruhi oleh sentimen global, perkembangan regulasi, hingga kondisi likuiditas pasar.

Dengan situasi tersebut, pelaku pasar diimbau untuk terus memantau perkembangan ekonomi global serta memahami risiko sebelum mengambil keputusan investasi di aset kripto.** (tds)