PenaKu.ID – Mengalami rasa nyeri atau sensitif setelah menjalani prosedur penambalan gigi adalah hal yang cukup umum terjadi. Meskipun tujuannya adalah untuk menutup lubang dan menghentikan kerusakan, proses intervensi medis ini terkadang meninggalkan efek samping sementara.
Rasa khawatir biasanya muncul jika nyeri tersebut berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan, sehingga penting untuk mengetahui kapan hal tersebut dianggap normal dan kapan harus kembali ke dokter.
Mengapa Gigi Ngilu Setelah Tambal?
Penyebab utama rasa gigi ngilu setelah tambal ini biasanya berkaitan dengan peradangan pada jaringan pulpa atau saraf di dalam gigi. Saat dokter membersihkan lubang, gesekan alat dapat memicu sensitivitas.
Selain itu, jika tambalan terlalu tinggi, tekanan saat mengunyah akan terfokus pada satu titik, menyebabkan nyeri tekan. Reaksi alergi terhadap bahan tambalan atau kedalaman lubang yang mendekati saraf juga menjadi faktor pemicu yang sering ditemukan dalam praktik dokter gigi.
Langkah Aman Mengatasi Gigi Ngilu Setelah Tambal
Untuk meredakan rasa tidak nyaman, Anda bisa mengonsumsi obat pereda nyeri sesuai anjuran medis dan menghindari makanan yang terlalu panas atau dingin untuk sementara waktu.
Jika rasa sakit disebabkan oleh tambalan yang mengganjal, segera hubungi dokter untuk melakukan penyesuaian tinggi tambalan.
Menjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi secara perlahan juga membantu mempercepat proses pemulihan jaringan di sekitar gigi yang baru dirawat.**












