Peristiwa

Tim Gabungan Temukan Korban Tenggelam Akibat Banjir di Karawang

×

Tim Gabungan Temukan Korban Tenggelam Akibat Banjir di Karawang

Sebarkan artikel ini
Tim Gabungan Temukan Korban Tenggelam Akibat Banjir di Karawang
Tim Gabungan Temukan Korban Tenggelam Akibat Banjir di Karawang

PenaKu.ID – Polres Karawang melalui Polsek Rengasdengklok bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang dan warga setempat melakukan upaya pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang dan diduga tenggelam akibat banjir di Desa Karyasari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Jumat (23/1/2026).

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan menjelaskan, proses pencarian berlangsung pada pukul 14.00 WIB hingga 15.30 WIB. Kegiatan tersebut dipusatkan di wilayah Dusun Krajan Selatan, Desa Karyasari, dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Rengasdengklok Kompol H. Edi Karyadi.

“Pencarian melibatkan personel Polsek Rengasdengklok, BPBD Kabupaten Karawang, unsur pemerintah kecamatan, serta masyarakat sekitar,” kata Cep Wildan dalam keterangannya.

Korban diketahui bernama Kisto (71), warga Dusun Bakan Lio, Desa Karyasari, Kecamatan Rengasdengklok. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, korban diduga memiliki riwayat penyakit epilepsi.

Kronologi Korban Tenggelam Akibat Banjir

Sebelum peristiwa terjadi, korban sempat terlihat dalam kondisi tidak sadarkan diri di belakang sebuah bengkel sepeda motor. Tak lama kemudian, korban tersadar dan berlari ke arah kolam bekas galian yang saat itu tergenang air banjir. Korban diduga terpeleset, terjatuh, dan akhirnya tenggelam.

“Setelah dilakukan penyisiran oleh tim gabungan, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia mengambang di antara tumpukan tanaman kangkung,” ujar Cep Wildan.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke rumah duka di Desa Karyasari dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karyasari.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya di wilayah terdampak banjir. Warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan situasi darurat atau kondisi yang membahayakan keselamatan jiwa.**