PenaKu.ID – Cinta seharusnya menjadi jalan dua arah yang saling menguatkan, bukan beban yang dipikul sendirian. Banyak orang terjebak dalam ilusi bahwa pengorbanan tanpa batas akan membuahkan balasan yang setimpal.
Sayangnya, cinta yang tidak seimbang hanya akan membuat salah satu pihak merasa terkuras secara emosional dan kehilangan jati diri di hadapan pasangannya.
Mengenali Tanda Ketimpangan dalam Ilusi Cinta
Ketidakseimbangan sering kali tersamarkan oleh janji-janji manis yang tidak pernah terwujud. Jika Anda merasa selalu menjadi pihak yang memberi, mengalah, dan berjuang sendirian, maka itu adalah alarm nyata bahwa Anda sedang mencintai sebuah ilusi.
Hubungan yang sehat membutuhkan komitmen timbal balik, di mana kedua belah pihak merasa dihargai dan diperhatikan secara proporsional.
Berhenti Berharap pada Ilusi Cinta
Sangat penting untuk berani menghadapi kenyataan bahwa perasaan Anda mungkin tidak dihargai sebagaimana mestinya.
Jangan biarkan harapan palsu menjebak Anda dalam kesia-siaan yang berkepanjangan. Melepaskan ilusi tersebut memang pahit, namun itu adalah satu-satunya cara untuk memberi ruang bagi cinta yang tulus dan nyata di masa depan.**












