PenaKu.ID – Pemerintah Iran melalui Menteri Luar Negeri Seyed Abbas Araghchi telah menyatakan posisi siaga tempur bagi militer mereka.
Hal ini merupakan respons langsung terhadap peringatan Presiden AS Donald Trump mengenai penanganan demonstran di Teheran. Situasi di Timur Tengah pun kembali berada di titik didih.
Krisis Ekonomi dan Gelombang Protes di Iran
Ketegangan ini dipicu oleh kondisi domestik Teheran di mana nilai tukar rial merosot tajam terhadap dolar AS.
Masyarakat turun ke jalan untuk memprotes kesulitan ekonomi yang kian menjepit. Pemerintah Teheran menuding sanksi ekonomi dari negara-negara Barat sebagai penyebab utama krisis ini.
Peringatan Iran
Meskipun mengakui hak warga untuk beraspirasi, Araghchi menegaskan bahwa tindakan anarkis yang menyerang fasilitas publik tidak akan ditoleransi.
Teheran memperingatkan pihak luar agar tidak mengintervensi urusan dalam negeri mereka, sambil menegaskan bahwa militer telah menentukan koordinat target jika kedaulatan mereka dilanggar.**









