PenaKu.ID – Komisi D DPRD Kabupaten Bandung Jawa Barat menggelar pertemuan audiensi bersama Persatuan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) di ruang rapat Komisi D, Rabu (15/10/25). Agenda tersebut menjadi wadah bagi para guru madrasah untuk menyampaikan aspirasi sekaligus berbagai persoalan yang mereka hadapi di lapangan.
Audiensi ini dihadiri oleh para guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dari seluruh wilayah Kabupaten Bandung. Turut hadir pula perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bandung yang membawahi satuan pendidikan madrasah.
Komisi D DPRD Kabupaten Bandung yang membidangi sektor pendidikan menyambut baik aspirasi yang disampaikan. Wakil rakyat menilai masukan dari para guru madrasah penting sebagai bahan evaluasi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
DPRD Kabupaten Bandung Siap Menindaklanjuti
Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, H. Asep Ikhsan, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan oleh para guru yang tergabung dalam PGMI.
“Kami dari Komisi D yang diketuai Drs. H. Cecep Suhendar beserta seluruh jajaran anggota sangat mendukung penyampaian aspirasi dari PGMI. Dengan forum ini, kami bisa mengetahui berbagai persoalan dan keluhan guru madrasah, termasuk hal-hal yang bersifat krusial, untuk kemudian dicarikan solusi yang komprehensif,” ujar Asep Ikhsan.
Asep Ikhsan yang dikenal sebagai tokoh pendidikan sekaligus Ketua Yayasan Wirakarya telah berkecimpung di dunia pendidikan selama kurang lebih 40 tahun. Pengalamannya tersebut membuat ia memahami berbagai dinamika dan tantangan yang dihadapi para tenaga pendidik. Dalam pertemuan itu, ia mengedepankan pendekatan humanis sehingga suasana audiensi berlangsung akrab dan hangat.
Melalui forum tersebut, para guru madrasah mendapatkan kesempatan untuk berdialog langsung dengan para wakil rakyat serta menyampaikan keluhan secara terbuka. Salah satu isu utama yang mengemuka adalah persoalan kesejahteraan guru madrasah.
“Kita semua memahami bahwa guru merupakan pilar utama dunia pendidikan. Karena itu, perlu dilakukan evaluasi bersama untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pengajar demi terwujudnya pendidikan yang berkualitas, terlebih di tengah upaya kita menuju Indonesia Emas,” pungkas Asep Ikhsan.
Audiensi diakhiri dengan sesi ramah tamah antara anggota Komisi D DPRD Kabupaten Bandung dan perwakilan PGMI yang diketuai oleh Agus Eka.**











