Religi

Cermin Terjelas Seorang Muslim: Kematian sebagai Pengingat Utama

×

Cermin Terjelas Seorang Muslim: Kematian sebagai Pengingat Utama

Sebarkan artikel ini
Cermin Terjelas Seorang Muslim: Kematian sebagai Pengingat Utama
Cermin Terjelas Seorang Muslim: Kematian sebagai Pengingat Utama/(pixabay)

PenaKu.ID – Bagi seorang Muslim yang berakal, kematian atau maut bukanlah sekadar akhir dari kehidupan, melainkan nasehat (pelajaran) yang paling jujur dan mendalam. Setiap maut yang disaksikan, baik kerabat maupun orang asing, berfungsi sebagai cermin untuk melihat betapa rapuhnya eksistensi kita di dunia ini.

Pepatah bijak mengatakan, “Cukuplah kematian sebagai nasehat,” karena ia meruntuhkan segala keangkuhan dan ilusi kekekalan yang sering menghinggapi hati manusia.

Kematian Penyadaran akan Tujuan Hidup Sejati

Maut memaksa kita untuk mengoreksi prioritas. Dengan mengingat bahwa hidup ini hanya sementara, seorang Muslim akan terdorong untuk berfokus pada bekal akhirat dan menjauhi godaan dunia yang melalaikan.

Nasehat tak terucapkan ini memimpin hati menuju ketaatan dan kesalehan, mempersiapkan diri untuk saat di mana harta dan jabatan tak lagi bernilai.

Kematian Sebagai Motivasi untuk Beramal Saleh

Kesadaran akan maut yang bisa datang kapan saja menjadi motivator terkuat untuk tidak menunda-nunda amal saleh. Seorang Muslim yang bijak akan melihat maut sebagai batas waktu (deadline) mutlak.

Inilah cara paling efektif untuk menjaga hati agar tetap lurus di jalan Allah dan menghindari penyesalan abadi.**