PenaKu.ID – Labu siam atau Sechium edule semakin populer sebagai salah satu sayuran yang tidak hanya murah meriah tetapi juga sarat manfaat bagi kesehatan. Sayuran hijau ini kerap hadir dalam olahan tumis, sayur bening, hingga lalapan. Namun di balik kesederhanaannya, sejumlah penelitian modern membuktikan bahwa labu siam menyimpan khasiat penting bagi tubuh.
Manfaat Labu Siam: Kaya Nutrisi Esensial
Mengutip tinjauan ilmiah yang dipublikasikan dalam Food Chemistry (Vieira dkk., 2019), labu siam tergolong rendah kalori, kaya air, serta menjadi sumber serat, vitamin C, folat, dan kalium. Kandungan seratnya membantu menjaga kesehatan pencernaan sekaligus memberi efek kenyang lebih lama.
Antioksidan dan Anti-Inflamasi
Studi terbaru oleh Gavia-GarcĂa dkk. (2023) dalam jurnal Nutrients menunjukkan bahwa konsumsi labu siam pada lansia dengan sindrom metabolik mampu meningkatkan kapasitas antioksidan tubuh sekaligus menurunkan penanda inflamasi. Hal ini berarti labu siam berpotensi membantu mencegah kerusakan sel akibat stres oksidatif yang berhubungan dengan penuaan dan penyakit kronis.
Potensi Kendalikan Gula Darah dan Tekanan Darah
Riset lain yang dilakukan Arista-Ugalde dkk. (2022) menemukan bahwa bubuk labu siam memberikan efek menurunkan kadar gula darah ringan serta membantu menurunkan tekanan darah pada responden dengan gangguan metabolik. Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa efek tersebut masih perlu kajian lebih luas dan bukan pengganti obat medis.
Baik untuk Jantung dan Kehamilan
Kandungan kalium yang cukup tinggi pada labu siam juga mendukung kesehatan jantung dengan membantu menjaga kestabilan tekanan darah. Sementara itu, folat yang terkandung di dalamnya bermanfaat bagi ibu hamil karena berperan dalam pembentukan sel serta mencegah risiko cacat tabung saraf pada janin.
Cara Konsumsi yang Tepat dari Manfaat Labu Siam
Labu siam bisa dikonsumsi dengan berbagai cara, baik ditumis, direbus, maupun dijadikan lalapan segar. Namun, sebagian vitamin larut air seperti vitamin C bisa berkurang saat dimasak terlalu lama. Karena itu, mengombinasikan konsumsi dalam kondisi segar dan matang bisa menjadi pilihan untuk memaksimalkan manfaatnya.
Meskipun manfaat labu siam menjanjikan, ahli gizi mengingatkan agar masyarakat tetap menjadikannya bagian dari pola makan seimbang. Bagi penderita hipertensi dan diabetes, konsumsi labu siam dalam jumlah besar sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter untuk mencegah interaksi dengan obat.
Manfaat labu siam telah terbukti secara ilmiah, mulai dari membantu kesehatan jantung, mendukung sistem imun, hingga potensi menurunkan gula darah. Dengan harga terjangkau dan mudah diolah, labu siam layak menjadi pilihan sayuran sehari-hari.**