Tutup
Ekonomi

Rupiah Melemah ke Titik Terendah

×

Rupiah Melemah ke Titik Terendah

Sebarkan artikel ini
Rupiah Melemah ke Titik Terendah
Rupiah Melemah ke Titik Terendah/(ilustrasi/@pixabay)

PenaKu.ID – Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan setelah tercatat melemah hingga Rp 16.611 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan Selasa (25/3/2025).

Angka tersebut merupakan titik terendah yang belum terlihat sejak krisis moneter 1998.

dengan rupiah melemah dikhawatirkan membawa gejolak tersendiri bagi perekonomian nasional, terutama di tengah ketidakpastian global yang terus meningkat.

Faktor Rupiah Melemah

Global Markets Economist Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto, menjelaskan bahwa lonjakan permintaan dolar pada bulan April mendatang merupakan fenomena musiman yang terjadi setiap tahunnya.

Salah satu faktor utamanya adalah pembayaran dividen kepada investor asing yang berinvestasi di Indonesia.

Selain itu, pada pekan keempat setiap bulan, terdapat peningkatan permintaan akibat pembayaran bunga utang dan keperluan impor perusahaan.

Lonjakan ini meski rutin terjadi, namun memberikan tekanan tambahan terhadap stabilitas nilai tukar rupiah.

Kondisi Ekonomi dan Dampak Rupiah Melemah

Meski nilai tukar mengalami tekanan, kondisi makroekonomi Indonesia masih menunjukkan tanda-tanda stabilitas.

Neraca perdagangan yang terus mencatat surplus menjadi salah satu faktor penopang kekuatan rupiah.

Pada Februari 2025, Indonesia berhasil mencatat surplus perdagangan sebesar US$ 3,12 miliar, dengan nilai ekspor yang cukup mengimbangi impor.

Selain itu, adanya investasi asing dari sektor hilirisasi dan industri manufaktur juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan pasar terhadap ekonomi nasional.

Myrdal optimistis bahwa dengan dukungan faktor-faktor tersebut, rupiah masih memiliki peluang untuk bertahan meski menghadapi tantangan permintaan dolar yang tinggi.

Kendati demikian, para pengamat ekonomi tetap menghimbau agar pemerintah dan pihak terkait terus memonitor dan mengambil langkah strategis guna menjaga kestabilan nilai tukar.

Keterbukaan informasi dan kebijakan ekonomi yang tepat diharapkan dapat mencegah dampak negatif lebih lanjut bagi perekonomian Indonesia.

Ikuti dan Update Berita dari PenaKu.ID di Google News

**

Ikuti Kami di Google News